Order yuk pie susu khas balinya enak lezat dan halal Sms / call : 087 863 018 641 BBM : 544D9802

Sabtu, 22 Februari 2014

Faktor resiko dan gejala penyakit glaukoma

Glaukoma sering disebut “maling penglihatan” karena, sebagaimana telah disebutkan dalam banyak kasus, tekanan intraokular dapat membangun dan menghancurkan penglihatan tanpa menyebabkan gejala yang jelas. Dengan demikian, kesadaran dan deteksi dini terhadap glaukoma sangat penting karena penyakit ini dapat berhasil diobati, jika dilakukan diagnosa lebih awal. Sementara semua orang beresiko untuk glaukoma, orang-orang tertentu berada pada risiko yang lebih tinggi dan harus lebih sering diperiksa oleh dokter mata mereka. Faktor risiko utama untuk penyakit glaukoma meliputi :

  • Riwayat keluarga glaukoma
  • Keturunan ras hitam
  • Diabetes
  • Rabun jauh ( miopia tingkat tinggi ) , yang merupakan ketidakmampuan untuk melihat benda yang jauh dengan jelas
  • Pernah memiliki luka pada mata
Jenis gejala yang paling umum dari glaukoma, primer sudut terbuka glaukoma dan glaukoma sudut tertutup yang memiliki gejala yang sama sekali berbeda, seperti berikut ini :
  • Primer sudut terbuka glaukoma tanda dan gejala termasuk:
    • Hilangnya bertahap penglihatan perifer, biasanya pada kedua mata
    • Visi terowongan dalam tahap lanjutan
  • Glaukoma akut sudut tertutup glaukoma tanda dan gejala termasuk:
    • Sakit mata
    • Mual dan muntah (menyertai sakit mata yang parah)
    • Tiba-tiba mengalami gangguan visual, seringkali dalam cahaya rendah
    • penglihatan kabur
    • Halos sekitar lampu
    • Kemerahan mata
Jenis penyakit berbahaya seperti glaukoma ini harus ditangani pada tahapan yang masih belum terlalu parah, agar bisa disembuhkan kembali. Segera melakukan pengecekan mata anda, jika ditemukan gejala penyakit glaukoma yang mungkin dirasakan.