Order yuk pie susu khas balinya enak lezat dan halal Sms / call : 087 863 018 641 BBM : 544D9802

Minggu, 26 Januari 2014

Tipe kofaktor enzim

Fungsi kofaktor merupakan kunci dari aktivasi sebuah enzim yang bersifat non protein. Kofaktor memiliki sifat yang relatif stabil dari perubahan suha atau pada sebuah reaksi. Kofaktor dibedakan menjadi 3 bentuk yaitu seperti berikut :

  • Aktivator
    Aktivator merupakan jenis ion-ion yang biasanya memiliki ikatan yang bersifat lemah dengansebuah enzim. Beberapa logam yang menjadi aktivator dalam sistem enzim dalam tubuh kita yaitu Cu, Fe, Mn, Co, K dan Ca.
  • Gugus Prostetik
    Enzim (protein) berkaitan erat dengan gugus prostetik yang memiliki ikatan pada kovalen. Dalam gugus prostetik terbentuk dari senyawa organik yang membentuknya seperti vitamin, ion dan logam. FAD memiliki kandungan riboflavin (vitamin B2) dan merupakan bagian FAD yang menerima atom Hidrogen. Ion logam didapatkan dari sitokrom sebagai pembawa elektoron Fe.
  • Koenzim
    Koenzim merupakan enzim yang tidak memiliki gugus prostetik dan memerlukan senyawa organik dalam aktivitasnya. Koenzim bukn bagian yang melekat erat pada protein enzim. oenzim secara kimiawi berubah oleh aksi enzim, adalah dapat dikatakan koenzim merupakan substrat yang khusus, ataupun substrat sekunder. Sebagai contoh, sekitar 700 enzim diketahui menggunakan koenzim NADH.