Order yuk pie susu khas balinya enak lezat dan halal Sms / call : 087 863 018 641 BBM : 544D9802

Rabu, 26 Februari 2014

Jenis nutrisi pada jenis makanan

Jenis makanan kaleng yang banyak beredar di pasaran memang beragam jenisnya dan merupakan makanan yang banyak dikonsumsi. Makanan yang dikemas dalam kaleng memang lebih tahan lama dibanding jenis makanan yang sama namun, tidak dikalengkan. Beberapa jenis makanan kaleng tersebut adalah sebagai berikut :

  • Daging dan ikan kalengan
    Pasti kita sangat kenal dengan kornet sapi, ayam ataupun ikan kalengan sarden dan juga tuna. sumber protein hewani banyak dikalengkan agar tahan lama. Hasil laut seperti ikan-ikanan ini bisa sangat melimpah suatu waktu namun, bisa juga hasilnya sedikit di waktu lain. Dengan mengawetkannya dalam kemasan kaleng, tidak perlu cemas akan kekurangan kebutuhan ikan ini. Ikan yang dikalengkan ini biasanya juga sudah dimasak jadi hanya perlu menghangatkannya dan bisa menambahkan bahan pelengkap sesuai selera.
  • Sayuran kaleng
    Jenis makanan polong-polongan yang berbentuk biji-bijian ini banyak dikemas dalam bentuk kalengan. Sayuran merupakan sumber vitamin dan juga mineral yang sangat dibutuhkan untuk aktifitas keseharian tubuh. Menyediakan kacang-kacang kalengan di rumah di nilai lebih praktis oleh sebagian orang yang tingkat kesibukannya tinggi.
  • Makanan kaleng olahan
    Saus tomat, sambal masak dan pasta merupakan makanan kaleng olahan yang berasal dari tomat. Makanan kaleng ini juga sangat enak untuk menjadi teman lauk utama.
Jenis makanan kaleng memang banyak berasal dari makanan alami yang kemudian diawetkan yang kemudian dikalengkan. Jenis makanan alami seperti buah-buahan mengandung banyak vitamin seperti pada khasiat buah jeruk, jika buah ini dikalengkan apakah nutrinya tetap sama seperti buah yang tidak dikalengkan? bukankah makanan kalengan mengandung bahan pengawet?

Banyak yang mempertanyakan tentang nutrisi makanan kalengan ini, karena kondisi makanannya yang telah diawetkan. Proses pengawetan makanan kaleng ini terutama pada jenis daging-dagingan adalah dengan mematikan bakteri pembusuk makanan dengan berbagai enzim karena proses itulah ada nutrisi yang hilang dalam pemrosesannya. Pada jenis sayuran juga dilakukan proses pengeringan untuk mematikan mikroba pembusuknya, ini juga menghilangkan kandungan gizinya saat pemanasan pada suhu tinggi.

Kekhawatiran untuk hal ini sudah diantisipasi oleh para produsen makanan kaleng ini dengan memasukan berbagai nutrisi tambahan untuk mengawetkan dan sekaligus menggantikan nutrisi yang hilang. Vitamin C dan antioksidan yang diberikan akan mencegah makanan kaleng agar tidak tengik sekaligus memberikan nutrisi pada makana kaleng tersebut. Jadi jangan cemas jika anda sering mengkonsumsi berbagai jenis makanan kaleng ini namun, tetap perlu diingat agar mengkombinasikannya dengan berbagai jenis makanan segar.