Order yuk pie susu khas balinya enak lezat dan halal Sms / call : 087 863 018 641 BBM : 544D9802

Rabu, 26 Juni 2013

Dosis dan cara pemberian glimepiride

Dosis dan cara pemberian glimepiride

  • Pada dasarnya Glimepiride ditentukan oleh tingkat gula darah. Dosis Glimepiride harus yang terendah yang mana cukup kuat untuk mencapai kontrol metabolik yang diinginkan. Pengobatan dengan Glimepiride harus dimulai dan diawasi oleh dokter. Glimepiride harus digunakan pada waktunya dan dalam dosis yang diresepkan. Dosis awal dan dosis pemeliharaan didasarkan pada hasil pemeriksaan teratur glukosa di dalam darah dan urin. Mengawasi tingkat glukosa  didalam darah dan urin juga untuk menemukan kegagalan terapi yang lebih baik primer maupun sekunder.
  • Dosis awal dan dosis titrasi : biasanya dosis awal adalah 1mg sekali sehari. Jika perlu, setiap hari dosis dapat dinaikkan. Beberapa kenaikan seharusnya didasarkan pada pengawasan teratur gula darah dan kenaikan harus sedikit demi sedikit, contoh. Pada jarak waktu 1-2 minggu dan tahap demi tahap, sebagaimana diikuti : 1mg-2mg-3mg-4mg dan 8mg (kasus yang luar biasa).
  • -Dosis untuk pasien diabetes yang dikontrol dengan baik : Biasanya dosis adalah 1-4 mg perhari. Hanya beberapa pasien yang mendapatkan manfaat dari dosis tiap hari yang lebih dari 6mg.
  • Pembagian dosis : Pembagian waktu dan pengaturan dosis diputuskan oleh dokter, dengan mempertimbangkan gaya hidup pasien sekarang. Secara normal, dosis tunggal Glimepiride adalah cukup. Dosis ini diberikan segera sebelum makan pagi atau (jika tidak diberikan) segera sebelum makan utama yang pertama. Ini sangat penting untuk tidak melewati makan setelah pemberian Glimepiride.
  • Penyesuaian dosis tambahan : Dengan makin terkontrolnya diabetes, kepekaan terhadap insulin meningkat, oleh karena itu kebutuhan Glimepiride untuk pengobatan dapat menurun. Untuk menghindari penurunan yang berlebihan pada gula darah (hipoglikemia), penurunan dosis yang tepat pada waktunya atau penghentian terapi Glimepiride harus dipertimbangkan. Penyesuaian dosis juga dipertimbangkan sewaktu-waktu bila ada perubahan berat pasien dan gaya hidup, atau faktor lainnya yang menyebabkan kenaikkan kerentanan terhadap hipoglikemia atau peningkatan yang berlebihan yang timbul didalam tingkat gula darah (hipoglikemia).
  • Waktu pengobatan : Pengobatan dengan Glimepiride secara normal adlah terapi yang lama.
  • Perubahan dari antidiabetik oral lainnya ke Glimepiride : tidak ada hubungan dosis yang tepat antara Glimepiride dan zat penurun gula darah oral lainnya. Ketika mengganti Glimepiride untuk senyawa lainnya, dosis awal setiap hari adalah 1mg : hal ini diterapkan dalam perubahan dari dosis maksimum pada zat penurunan gula darah oral lainnya. Dosis Glimepiride meningkat sesuai dengan pedoman yang diberikan diatas dosis awal dan dosis titrasi. Harus dipertimbangkan mengenai kekuatan dan durasi kerja zat penurun gula darah yang diberikan sebelumnya. Mungkin diperlukan pengobatan selingan untuk menghindari efek ketergantungan yang dapat meningkatkan resiko hipoglikemia.
  • Penggunaan kombinasi dengan Metformin : Sewaktu-waktu tingkat gula darah tidak dapat dikontrol secara adekuat dengan dosis maksimum setiap hari oleh antidiabetes yang mengandung Glimepiride atau Metformin tunggal,kedua obat tersebut dapat digunakan bersamaan. Dalam kasus ini tidak dapat dipungkiri dosis obat tetap tidak berubah. Pengobatandengan obat tambahan dimulai pada dosis yang rendah, yang mana tergantung pada tingkat gula darah yang kemudian akan ditingkatkan secara berangsur-angsur menjadi dosis maksimum setiap hari. Pengobatan yang dikombinasikan harus diawasi ketat oleh dokter.
  • Penggunaan kombinasi dengan insulin : Sewaktu-waktu tingkat gula darah tidak dapat dikontrol secara adekuat dengan dosis Glimepiride maksimal setiap hari, Insulin mungkin dapat diberikan secara bersamaan. Dalam kasus ini, dosis Glimepiride tetap tidak berubah. Pengobatan insulin dimulai dengan dosis yang rendah, kemudian akan ditingkatkan tahap demi tahap sesuai dengan tingkat gula darah. Pengobatan yang dikombinasikan harus diawasi secara ketat oleh dokter. Efek yang lama harus dimonitor denga pengukuran tingkat Hb-A1c, sebagai contoh setiap 3-6 bulan. Pemberian jangka pendek cukup selama period tidak terkontrol pada pasien yang biasanya terkontrol dengan baik dengan diet dan olahraga.
  • Pemberian : Tablet Glimepiride harus ditelan tanpa dikunyah dengan jumlah air yang cukup (kira-kira1/2 gelas).