Kamis, 04 Oktober 2012

Menilai lapangan pandangan dengan uji konfrontasi

Menilai lapangan pandangan dengan uji konfrontasi

  • Pemeriksa berdiri atau duduk 1 m di depan dan setinggi tatap mata pasien
  • Pasien diminta menutup mata kanannya sedangkan pemeriksa menutup mata kirinya, masing-masing melihat hidung yang dihadapinya
  • Pemeriksa menjulurkan satu atau dua jari pada masing-masing tangan secara serentak
  • Menanyakan pasien berapa jari tangan yang dilihatnya.
  • Tangan digerakkan dari kuadran atas ke kuadran bawah dan  dan pemeriksaan diulang kembali
  • Pemeriksaan diulangi dengan mata sebelah
  • Jari-jari harus terlihat oleh pasien dan pemeriksa secara bersamaan
  • Agar lebih menguntungkan si pasien, tangan diangkat sedikit lebih dekat pada si pemeriksa
  • Hal ini memberi pasien pandangan yang lebih luas
  • Jika pemeriksa dapat melihat jari-jari- itu, maka pasien pasti juga melihatnya, kecuali ada gangguan penglihatan berupa kurang luasnya lapangan pandangan.
  • Daerah tanpa penglihatan disebut skotoma

0 komentar:

Posting Komentar