Kamis, 16 Agustus 2012

Tanda dan gejala pielonefritis

Gejala yang paling umum dapat berupa demam tiba-tiba. Kemudian dapat disertai menggigil, nyeri punggung bagian bawah, mual, dan muntah. Pada beberapa kasus juga menunjukkan gejala ISK bagian bawah yang dapat berupa nyeri berkemih dan frekuensi berkemih yang meningkat.

Dapat terjadi kolik renalis, di mana penderita merasakan nyeri hebat yang desebabkan oleh kejang ureter. Kejang dapat terjadi karena adanya iritasi akibat infeksi atau karena lewatnya batu ginjal. Bisa terjadi pembesaran pada salah satu atau kedua ginjal. Kadang juga disertai otot perut berkontraksi kuat.

Pada anak-anak, gejala infeksi ginjal seringkali sangat ringan dan lebih sulit untuk dikenali.

  • Pyelonefritis akut ditandai dengan :
    • pembengkakan ginjal atau pelebaran penampang ginjal
    • Pada pengkajian didapatkan adanya demam yang tinggi, menggigil, nausea,
    • nyeri pada pinggang, sakit kepala, nyeri otot dan adanya kelemahan fisik.
    • Pada perkusi di daerah CVA ditandai adanya tenderness.
    • Klien biasanya disertai disuria, frequency, urgency dalam beberapa hari.
    • Pada pemeriksaan urin didapat urin berwarna keruh atau hematuria dengan bau yang tajam, selain itu juga adanya peningkatan sel darah putih.
  • Pielonefritis kronis
    • Pielonefritis kronis Terjadi akibat infeksi yang berulang-ulang, sehingga kedua ginjal perlahan-lahan menjadi rusak. Tanda dan gejala:
    • Adanya serangan pielonefritis akut yang berulang-ulang biasanya tidak mempunyai gejala yang spesifik.
    • Adanya keletihan.
    • Sakit kepala, nafsu makan rendah dan BB menurun.
    • Adanya poliuria, haus yang berlebihan, azotemia, anemia, asidosis, proteinuria, pyuria dan kepekatan urin menurun.
    • Kesehatan pasien semakin menurun, pada akhirnya pasien mengalami gagal ginjal.
    • Ketidaknormalan kalik dan adanya luka pada daerah korteks.
    • Ginjal mengecil dan kemampuan nefron menurun dikarenakan luka pada jaringan.
    • Tiba-tiba ketika ditemukan adanya hipertensi.