Kamis, 10 Mei 2012

HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN ATAU HIPERTENSI GESTASIONAL

Definisi
Tekanan darah sistolik > 140 mm Hg dan/atau diastolik > 90 mm Hg pada 2 kali pemeriksaan yang berjarak kurang lebih 6 jam setelah usia kehamilan 20 minggu pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal sebelum kehamilan atau sebelum usia kehamilan 20 minggu.
Hipertensi gestasional dikatakan memberat bila terdapat peningkatan tekanan darah sistolik mencapai > 160 mm Hg dan/atau diastolik > 100 mm Hg.

Insiden
Hipertensi gestasional adalah penyebab paling sering masalah hipertensi selama kehamilan dengan insiden berkisar antara 6-17% pada wanita nulipara dan antara 2-4% pada wanita multipara. Angka ini akan meningkat pada wanita dengan riwayat preeklampsia sebelumnya dan kehamilan ganda. Wanita dengan hipertensi gestasional dapat berkembang menjadi preeklampsia dengan tingkat progresi tergantung dari usia gestasi saat didiagnosis.

Perawatan Antepartum
Pengobatan optimal pada wanita dengan hipertensi gestasional ringan sebelum usia kehamilan 37 minggu masih kontroversial. Masih banyak perbedaan pendapat mengenai manfaat rawat inap, istirahat total, dan penggunaan obat antihipertensi.

Rawat inap
Dari berbagai penelitian, wanita dengan hipertensi gestasional, hipertensi ringan, dan preeklampsia ringan disarankan untuk berobat jalan saja. Namun bila ada peningkatan tekanan darah secara cepat menjadi nilai yang berat atau terdapat proteinuria (2+ atau lebih) membutuhkan perawatan di RS untuk evaluasi yang lebih ketat.

Istirahat
Istirahat total atau sementara selama kehamilan sering disarankan untuk wanita dengan hipertensi ringan-preeklampsia. Namun tidak ada bukti terbaru yang mendukung rekomendasi ini meningkatkan outcome kehamilan. Sebagai tambahan, tidak ada penelitian yang membandingkan istirahat total dengan pembatasan aktivitas pada tatalaksana wanita dengan preeklampsia ringan. Di lain pihak, istirahat yang terlalu lama meningkatkan risiko tromboemboli.

Obat Antihipertensi
Sudah banyak penelitian yang membandingkan penggunaan obat antihipertensi dengan tanpa pengobatan atau placebo pada pengobatan wanita dengan hipertensi ringan atau preeklampsia. Secara umum, penelitian ini menunjukkan tingkat progresi menjadi berat yang rendah, dengan tidak ada perbedaan pada outcome perinatal.

Suplementasi
Berdasarkan hasil penelitian, suplementasi kalsium atau aspirin dosis rendah perlu diberikan secara rutin untuk mencegah preeklampsia pada wanita nulipara. Sedangkan, pemberian zinc, magnesium, minyak ikan, dan vitamin C dan E tidak perlu diberikan secara rutin.

Pengawasan Ibu dan Janin
Tujuan pemantauan pada wanita dengan hipertensi gestasional ringan adalah untuk observasi terjadinya perburukan. Semua wanita perlu dievaluasi adanya gejala disfungsi organ seperti sakit kepala berat, gangguan penglihatan, nyeri epigastrium, mual-muntah sesak napas, dan penurunan volume urin. Juga dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti protein urin 24 jam, kreatinin darah, trombosit, dan enzim hati. Evaluasi terhadap janin yang disarankan adalah taksiran berat janin, indeks cairan amnion, velosimetri Doppler.