Order yuk pie susu khas balinya enak lezat dan halal Sms / call : 087 863 018 641 BBM : 544D9802

Rabu, 31 Juli 2013

Sejarah taenia solium

Cacing pita dari daging babi, diketahui sejak Hippocrates, atau mungkin sudah sejak Nabi Musa walaupun pada waktu itu belum dapat dibedakan antara cacing pita daging sapi dengan cacing pita daging babi, sampai pada karya Goeze (1782).

Aristophane dan Aristoteles melukiskan stadium larva atau sistiserkus selulose pada lidah babi hutan. Gessner (1558) dan Rumler (1588), melaporkan stadium larva pada manusia. Kuchenmeister (1855) dan Leuckart (1856), adalah sarjana-sarjana pertama kali mengadakan penelitian daur hidup cacing tersebut dan membuktikan bahwa cacing gelembung yang didapatkan pada daging babi, adalah stadium larva cacing Taenia solium.