Order yuk pie susu khas balinya enak lezat dan halal Sms / call : 087 863 018 641 BBM : 544D9802

Minggu, 26 Mei 2013

Tahap tahap siklus sel

Siklus sel terdiri dari beberapa fase yang meliputi:

  • Fase Mitosis (M)
    Fase dimana terjadi pembelahan sel aktif. Setelah melalui fase ini ada 2 alternatif:
    • Menuju fase G1 dan melalui proses proliferasi
    • Masuk fase istirahat (G0). Pada fase istirahat (G0) kemampuan sel untuk berproliferasi hilang dan sel meninggalkan siklus secara tak terpulihkan
  • Fase post mitotic (G1)
    Fase G1 merupakan fase yang paling menentukan terhadap keseluruhan siklus karena merupakan poin
    vital dari  regulasi signal pertumbuhan. fase ini berfungsi untuk memastikan cukupnya signal untuk
    kelangsungan sel dan akurasi transmisi informasi genetik. Pada fase ini sel mempersiapkan suatu interval dalam proses pembelahan sel, dimulai dengan sintesis enzim-enzim yang dibutuhkan pada sistesis DNA.
    Proses sintesis DNA akan terjadi jika sel telah melewati Retriction Poin (R) pada akhir fase ini (King,2000). Pada fase ini tidak terjadi sintesis DNA, tetapi terjadi sintesis RNA dan protein. Pada akhir fase G1 terjadi sintesis RNA yang optimum (Siswandono dan Soekarjo, 2000)
  • Fase Sintetik (S). pada fase ini terjadi replikasi DNA sel.
  • Fase post sintetik (G2) sintesis DNA berhenti, sedangkan sintesis RNA dan protein berjalan terus.
    • Selama fase G2, replikasi DNA dimonitor untuk memastikan bahwa DNA telah dilipatgandakan. Fase ini
    • merupakan fase pertumbuhan sel dan finalisasi komponen sel sebelum diproses ke dalam fase mitosis.
    • Karena proses motosis dapat berhenti jika masih terdapat DNA yang belum diperbaiki pada saat fase
    • sintesis DNA (S). Proses tersebut dinamakan G2 check point yang dimonitori oleh gen p53 (Fuller dan Shields, 1992).