Jumat, 12 April 2013

Teori atom bohr dan mekanika kuantum

Teori atom mekanika kuantum disusun oleh Erwin Schrodinger (1926) berdasarkan prinsip dualisme materi dari Prince Louis de Broglie dan prinsip ketidakpastian dari Werner Heisenberg. Menurut De Broglie, materi dapat bersifat sebagai partikel dan gelombang. Adapun menurut Heisenberg, tidak mungkin menentukan kecepatan dan posisi elektron secara bersamaan, tetapi yang dapat ditentukan hanyalah kebolehjadian (probabilitas) menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti.
Hubungan kulit, subkulit, dan orbital adalah sebagai berikut:

  • Kulit ke-1 (K) terdiri satu subkulit s (terdiri 1 orbital s)
  • Kulit ke-2 (L) terdiri subkulit s dan p (terdiri 1 orbital s dan 3 orbital p)
  • Kulit ke-3 (M) terdiri subkulit s, p, dan d (terdiri 1 orbital s, 3 orbital p, dan 5 orbital d)
  • Kulit ke-4 (N) terdiri subkulit s, p, dan f (16 orbital)  dan seterusnya.

0 komentar:

Posting Komentar