Jumat, 05 April 2013

Tabel periodik modern

Tahun 1914, Henry G. J. Moseley menemukan bahwa urutan unsur dalam tabel periodik sesuai kenaikan nomor atom. Tabel periodik modern yang disebut juga tabel periodik bentuk panjang, disusun menurut kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Tabel periodik modern ini dapat dikatakan sebagai penyempurnaan Tabel Periodik Mendeleyev.

Tabel periodik bentuk panjang terdiri atas lajur vertikal (golongan) yang disusun menurut kemiripan sifat dan lajur horizontal (periode) yang disusun berdasarkan kenaikan nomor atomnya.

  • Lajur vertikal (golongan) ditulis dengan angka Romawi terdiri atas 18 golongan.
    • Golongan A (Golongan Utama)
      Gol. IA : Alkali Gol.VA : Nitrogen IIA : Alkali Tanah VIA : Kalkogen IIIA : Aluminium VIIA : Halogen IVA: Karbon VIIIA (0): Gas Mulia
    • Golongan Transisi/Golongan Tambahan (Golongan B), terbagi atas:
      Golongan Transisi (Gol. B), yaitu : IIIB, IVB, VB, VIB, VIIB, VIIIB (VIII), IB, dan IIB.
    • Golongan Transisi Dalam, ada dua deret yaitu :
      Deret Lantanida (unsur dalam deret ini mempunyai kemiripan sifat dengan 57La).Deret Aktinida (unsur dalam deret ini mempunyai kemiripan sifat dengan 89Ac).Pada periode 6 golongan IIIB terdapat 14 unsur yang sangat mirip sifatnya, yaitu unsur-unsur Lantanida. Demikian juga pada periode 7 yaitu unsur-unsur Aktinida. Supaya tabel tidak terlalu panjang, unsur-unsur tersebut ditempatkan tersendiri pada bagian bawah sistem periodik.
    • Golongan B terletak di antara Golongan IIA dan IIIA. Unsur-unsur yang berada dalam satu golongan mempunyai persamaan sifat karena mempunyai elektron valensi (elektron di kulit terluar) yang sama.
  • Lajur Horizontal (Periode) ditulis dengan angka Arab terdiri atas 7 periode.
    • Periode 1 berisi 2 unsur.                
    • Periode 2 berisi 8 unsur.                
    • Periode 3 berisi 8 unsur.      
    • Periode 4 berisi 18 unsur.
    • Periode 5 berisi 18 unsur.
    • Periode 6 berisi 32 unsur.
    • Periode 7 berisi 23 unsur (belum lengkap).