Penanganan pestisida sebagai pencemar tanah ialah dengan tidak menggunakannya. Cara ini merupakan yang paling baik hasilnya, tetapi hama tanah mengakibatkan hasil produksi menurun.
Cara yang dapat ditempuh ialah :
- pengaturan jenis tanaman dan waktu tanam
- Memilih varietas tanaman yang tahan hama
- Menggunakan musuh alami untuk hama
- Menggunakan horlmon serangga
- Pemandulan (sterilisasi)
- Memamfaatkan daya tarik seks untuk serangga
- Memahami kegiatan pestisida yang bersangkutan
- Mengikuti petunjuk pemakaian
- Hati -hati dalam penyimpanan
- Menggunakan alat-alat pelindung seperti masker, kacamata, dan pakaian.
Sedangkan penanganan sampah ialah dengan mencegah timbulnya pencemaran, misalnya dengan cara :
- Penimbunan (dumping), dengan maksud untuk menutupi rawa, jurang, lekukan tanah di tempat terbuka dan di laut
- Pengisian tanah kesehatan (sanitary landfill), dengan mengisi tanah berlegok dan kemudian menutupnya dengan tanah.
- Pencacahan ( grinding), dimana limbah organik dimasukkan kedalam alat penggiling sehingga menjadi kecil-kecil , dialirkan ke selokan, hanyut ke tempat pengolahan lebih lanjut.
- Penkomposan atau composting yakni pengolahan limbah untuk memperoleh kompos untuk menyuburkan tanah.
- Pembakaran (incineration), yang menghasilkan gas dan residue
- Pirolisis, yakni mengolah limbah dengan proses dekomposisi senyawa kimia pada suhu tinggi dengan pembakaran tidak sempurna yang pada akhirnya menghasilkan zat kimia baru yang berguna.
0 komentar:
Posting Komentar