Pergantian iklim di dunia sangat kerap terjadi, tergantung kondisi alam. Selain membawa dampak negatif pada kehidupan hewan, pencemaran udara juga mampu merusak bangunan seperti candi-candi. Iklim dunia yang berubah polanya mengakibtakan timbulnya bencana alam dan naiknya permukaan laut.
Seorang penulis yang bernama Angus Smith mengenai polusi industri di Inggris, sering mengakibatkan perubahan cuaca yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil (kendaraan bermotor) dan pembakaran batubara (pabrik dan pembangkit energi listrik) seperti ; SO2 dan NOx (NO2 dan NO3) yang menguap ke udara akan bercampur dengan embun, dengan bantuan cahaya matahari senyawa tersebut akan diubah menjadi tetesan-tetesan asam yang kemudian turun ke bumi yang dikenal dengan hujan asam.
Dan sebagian lainnya bercampur dengan O2 yang dihirup oleh mahluk hidup dan sisanya akan langsung mengendap di tanah sehingga mencemari air dan mineral tanah. H2SO4 dan HNO2 dalam bentuk butiran padat dan halus turun berdasarkan adanya gaya gravitasi bumi, maka peristiwa ini disebut dengan deposisi asam.
Hal negatif yang ditimbulkannya :
- SO2 dapat meneyebabkan timbulya serangan asma.
- NOx dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru, mata dan hidung.
- Menyebakan pH air turun di bawah normal sehingga ekosistem air terganggu.
- Melarutkan unsur unsur hara di dalam tanah seperti kalsium, potasium dan nutrien lainya sehingga kesuburan tanah terganggu akibatnya pohon akan mati.
0 komentar:
Posting Komentar