Rabu, 11 Juli 2012

Karakteristik nyamuk anopeles

Menurut Harijanto (2000) malaria pada manusia hanya dapat ditularkan oleh nyamuk betina Anopheles. Lebih dari 400 spesies Anopheles di dunia, hanya sekitar 67 yang terbukti mengandung sporozoit dan dapat menularkan malaria. Di Indonesia telah ditemukan 24 spesies Anopheles yang menjadi vektor malaria.
Sarang nyamuk Anopheles bervariasi, ada yang di air tawar, air payau dan ada pula yang bersarang pada genangan air pada cabang-cabang pohon yang besar (Slamet, 2002, hal 103).

Karakteristik nyamuk Anopeles adalah sebagai berikut :

  • Hidup di daerah tropic dan sub tropic, ditemukan hidup di dataran rendah
  • Menggigit antara waktu senja (malam hari) dan subuh hari
  • Biasanya tinggal di dalam rumah, di luar rumah, dan senang mengigit manusia (menghisap darah)
  • Jarak terbangnya tidak lebih dari 2-3 km
  • Pada saat menggigit bagian belakangnya mengarah ke atas dengan sudut 48 derajat
  • Daur hidupnya memerlukan waktu + - 1 minggu .
  • Lebih senang hidup di daerah rawa