Senin, 30 Juli 2012

Implementasi pemeriksaan gastroscopy

Implementasi pemeriksaan gastroscopy

  1. Menginstruksikan kepada klien untuk puasa 8 – 12 jam sebelum pemeriksaan.
  2. Melepaskan perhiasan dan gigi palsu klien.
  3. Menjelaskan kepada klien bahwa ruangan pemeriksaan mungkin akan dingin dan gelap, serta klien tidak dapat berbicara selama pemeriksaan gastroscopy.
  4. Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan selama pemeriksaan :
    • Selama pemeriksaan klien dalam keadaan sadar.
    • Pemberian anesthesi local spray pada pharing posterior.
    • Pemberian sedatif, opiat, untuk penenang.
    • Posisi klien selama prosedur adalah lateral recumbent ke kiri.
    • Endoskopi akan masuk melalui mulut, esofagus samapi ke duodenum.
    • Selama pemeriksaan, tanda-tanda vital klien ; tekanan darah, denyut nadi, pernafasan dan pulse oximetry akan dimonitor.
    • Jika diperlukan akan dilakukan pemeriksaan laboratorium.
  5. Mengantarkan klien ke ruang endoscopy.
  6. Menganjurkan kepada klien untuk menarik nafas dalam saat pemeriksaan atau bila merasa mual.
  7. Setelah klien kembali dari ruang endoscopy :
    • monitor tanda-tanda vital, dan adanya tanda-tanda perdarahan, serta perforasi.
    • Menganjurkan klien untuk tidur dengan posisi Sims samapi sedasi lokal anesthesi berkurang.
    • Menganjurkan kepada klien untuk puasa 1 – 2 jam setelah pemeriksaan atau sampai gag refleks kembali normal.

0 komentar:

Posting Komentar