Jumat, 11 Mei 2012

Pengertian Penelitian

Penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Penelitian dikatakan ilmiah jika memenuhi tiga indicator, yaitu: sistemati, logis dan emperis.

Penelitian harus sistematis artinya mempunyai urutan tertentu dalam pelaksanaannya, tidak boleh dibalak balik, harus dilakukan secara urut. Penelitian dimulai dengan adanya masalah, masalah yang akan diteliti kemudian dikaji berdasar teori yang telah ada, hasil kajian teori terhadap masalah akan menghasilkan hipotesa. Untuk membuktikan hipotesa yang telah dibuat diperlukan design penelitian agar pelaksanaan penelitian efektif dan efisien. Dengan design penelitian yang telah ditentukan, baru dimulai pengambilan data, data diambil dari obyek penelitian yang telah ditentukan (populasi, sampling dan sample) dengan menggunakan instrument penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis (coding, scoring, tabulating, uji statistic) untuk mendapatkan kesimpulan atas hipotesa yang telah dibuat.

Penelian harus logis, artinya masuk akal, penelitian tidak akan dikatakan ilmiah jika tidak masuk akal, misalnya meneliti tentang hasil perkawinan antara ikan dengan bebek, atau meneliti tentang cara melahirkan melalui telinga.

Penelitian harus emperis, artinya realita atau dapat diamati oleh indera kita, dapat didengar, dapat dibau, dapat dilihat, dapat dirasa atau dapat diraba. Penelitian yang tidak realitas berarti bukan penelitian ilmiah, contoh penelitian tentang santet, penelitian tentang bidadari.