Jumat, 06 April 2012

Pengertian Penelitian Filosofi

Penelitian filosofis (philosophycal inquiry) melibatkan penggunaan mekanisme analisis intelektual untuk memperjelas makna, membuat nilai-nilai menjadi nyata, mengidentifikasi etika, dan studi tentang hakikat pengetahuan. Peneliti filosofis mempertimbangkan ide atau isu-isu (idea or issue) dari semua perspektif dengan eksplorasi ekstensif atas literatur, menguji atau menelaah secara mendalam makna konseptual, merumuskan pertanyaan, mengajukan jawaban, dan menyarankan implikasi atas jawaban-jawaban itu. Peneliti dipandu oleh pertanyaan filosofis yang telah diajukan.

Ada tiga kategori penelitian filosofis, yaitu:

1. foundational inquiry;
2. philoshopical analyses; dan
3. ethical analyses.

Studi fundasional (foundational study or inquiry) melibatkan analisis tentang struktur ilmu dan proses berpikir tentang penilaian atas fenomena tertentu yang dianut bersama oleh “anggota” disiplin ilmiah. Tujuan analisis filosofis adalah menguji makna dan mengembangkan teori yang diperoleh melalui analisis konsep atau analisis lingustik. Penyelidikan etis melibatkan analisis intelektual atas masalah etik dikaitkan dengan andil, hak, tugas, benar dan salah, kesadaran, keadilan, pilihan, intensi, dan tanggung jawab. Penyelidikan etis bermakna sebuah alat penggiring (means of striving) untuk lahirnya rasional akhir tatkala dimensi etik itu digamitkan.