Senin, 05 Maret 2012

Pengertian Penelitian Survey

Pada penelitian ini, yang dimanfaatkan adalah data yang terjadi secara alamiah dalam arti ada atau tidaknya data tersebut, bukan sebagai hasil dari perbuatan si peneliti. Data yang dimanfaatkan tersebutdapat pula berupa data masa lampau, namun pada pembahasannya tidak mengarah pada sesuatu yang bersifat sejarah.

Penelitian survey dapat dibedakan menjadi dua macam:
a. Penelitian survey tanpa kelompok pembanding
Pada penelitian ini dilakukan penelitian terhadap satu kelompok populasi. Secara umum penelitian ini dapat dibedakan menjadi 2 macam, yakni:

- Bersifat deskriptif sederhana: jika yang dibahas hanya suatu keadaan tertentu secara terpisah tanpa menghubungkannya dengan keadaan lainnya (misalnya: hanya umur, jenis kelamin, suku bangsa, dll).

- Bersifat deskriptif korelatif: jika dalam pembahasannya dilihat hubungan antara satu keadaan dengan keadaan lainnya (misanya: hubungan antara umur dan jenis kelamin).

b. Penelitian survey dengan kelompok pembanding
Pada penelitian ini dilakukan penelitian terhadap dua kelompok populasi. Ada dua bentuk yang dikenal, yaitu:

- Penelitian kohort: jika yang dibandingkan adalah kelompok terkena paparan dengan yang tidak terkena paparan kemudian dilihat akibat yang muncul. Karena kohort mengacu pada masa depan, maka sifatnya adalah prospektif. Selanjutnya karena pengukuran penyebab dan akibat tidak dalam waktu yang bersamaan, maka penelitian kohort dikenal dengan penelitian yang bersifat longitudinal.

- Penelitian kasus kelola (Case-Control): jika yang dibandingkan kelompok yang sakit dengan yang tidak sakit dan ingin diketahui penyebabnya. Karena kasus kelola (Case-Control) mengacu pada masa lampau, maka disebut penelitian yang bersifat retrospektif.