Penatalaksanaan
Berikut penanganan yang biasanya dilakukan pada penderita osteomalasia berdasarkan penyebabnya :
- Jika kekurangan kalsium.
Jalan satu-satunya memperbanyak konsumsi unsur kalsium sehingga
memperkuat kerja sel osteoblas (pembentuk tulang). Oleh sebab itu,
makanan seperti sayur-sayuran, buah, tahu, tempe, ikan teri, daging,
yogurt, sangatlah disarankan. Suplemen kalsium dapat ditambahkan baik
yang berbentuk sirup atau tablet dengan konsumsi 1,5 gram per hari.
Kekurangan kalsium juga menyebabkan mudah mengalami kram pada otot
tangan dan kaki serta terganggunya tekanan darah.
- Jika kekurangan vitamin D.
Perbanyak mengonsumsi makanan seperti ikan salmon, kuning telur,
minyak ikan, dan susu. Bisa juga dengan sering berjemur di bawah sinar
matahari karena akan membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh. Waktu
yang tepat untuk berjemur sekitar pukul 7 - 9 pagi dan sore pada pukul
16 -17. Berjemur di luar waktu tersebut justru berbahaya karena
matahari banyak mengeluarkan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan
kanker kulit dan katarak.
- Jika karena gangguan ginjal atau hati
Langkah pertama adalah menyembuhkan dulu gangguan/penyakit
tersebut. Biasanya terapi yang dilakukan lebih lama karena gangguan
ginjal maupun hati mengganggu metabolisme penyerapan kalsium.
- Jika karena pengaruh atau efek samping dari obat-obatan seperti
steroid Maka konsumsi obat itu harus segera dikurangi atau kalau bisa
diganti dengan obat yang bisa menyerap kalsium.
- Jika sudah telanjur mengalami patah tulang.
Mau tak mau harus dilakukan tindakan seperti gips untuk patah
tulang di bagian lengan. Kalau patah tulang di bagian tungkai atau
tulang paha dilakukan dengan biopsi. Berbeda patah tulang pada anak-anak
relatif mudah tersambung kembali, yakni sekitar tiga bulanan. Tindakan
selanjutnya upaya rehabilitasi atau fisioterapi untuk melatih kemampuan
atau keterampilan gerak. Misalnya, melatih keseimbangan duduk, berdiri,
dan berjalan
0 komentar:
Posting Komentar