21.39
gokil aja
- Glukosa (Sewaktu, Puasa dan 2 jam PP)
Untuk mengetahui kadar Glukosa darah, sehingga membantu menentukan terapi pasien diabetes
- Cholesterol Total, Trigliserida, HDL, LDL Direk
Untuk mengetahui profil lemak pasien, sehingga membantu
menentukan terapi, memantau terapi, menentukan faktor resiko PJK dan
Stroke
- Lp(a)
Merupakan faktor resiko stroke
- Small dense-LDL
LDL berukuran kesil dan lebih berbahaya dari LDL, merupakan faktor resiko PJK dan stroke
- Ureum (BUN), Kreatinin
Untuk mengetahui fungsi ginjal
- Asam Urat
Untuk mengetahui adanya penyakit Gout Arthritis (nyeri sendi karena tingginya kadar asam urat)
- SGOT, SGPT
Untuk mengetahui fungsi hati, sehingga membantu mendiagnosis kelainan hati
- Billirubin
Peningkatan kadar billirubin bisa terjadi karena penyakit hati
dan empedu (karena radang / infeksi, sumbatan batu, tumor) atau
pemecahan sel darah merah yang berlebihan
- Protein Total
Untuk mengetahui apakah seseorang menderita kekurangan protein,
untuk mengetahui fungsi hati (hati merupakan organ yang menghasilkan
protein)
- Albumin
Kekurangan albumin dapat terjadi pada penyakit hati (misalnya
serosi), kekurangan gizi, kebocoran di ginjal (misalnya sindrom
nefrotik)
- Globulin
Penurunan kadarnya berarti terdapat gangguan kekebalan tubuh.
Peningkatan kadar globulin terjadi pada infeksi, penyakit hati dan
beberapa keganasan.
- Cholenesterase (CHE)
Merupakan enzim hati yang dipergunakan untuk membantu menentukan apakah fungsi sintetis dari hati masih baik
- Alkali Fosfatase (ALP) Gamma-GT
Meruoakan enzim yang dihasilkan oleh hati dan saluran empedu.
Peningkatan kadarnya berarti kemungkinan ada kelainan (radang, infeksi,
batu, tumor) pada hati dan saluran empedu
- Protein Elektrophoresis (SPF)
Merupakan test untuk mengetahui proporsi (%) fraksi-fraksi protein
dalam darah (albumin, a1- dan a2-globulin, b-globulin, dan g-globulin
0 komentar:
Posting Komentar