Minggu, 29 Januari 2012

PERMINTAAN, PENAWARAN, HARGA KESEIMBANGAN PASAR

Standar Kompetensi:
1. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar.
Kompetensi Dasar:
1.Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.
2.Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya.
3.Mendeskripsikan pengertian harga dan jumlah keseimbangan.
4.endeskripsikan berbagai bentuk pasar barang.
5.Mendeskripsikan pasar input.
Indikator:
1.Mendeskripsikan pengertian permintaan dan penawaran
2.Mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
3.Mendeskripsikan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi-asumsinya
4.Menunjukkan penerapan hukum permintaan dan penawaran terhadap barang dalam kehidupan di masayarakat
5.Mendeskripsikan proses terbentuknya harga dan output dalam keadaan keseimbangan
6.Mendeskripsikan pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas
7.Menghitung elastisitas permintaan dan penawaran dengan menggunakan tabel, grafik, dan matematis
8.Mendeskripsikan proses terbentuknya harga dan output keseimbangan dan menggambar grafknya
9.Menghitung harga dan output dalam keadaan keseimbangan


1.Pengertian Permintaan
Pengertian permintaan adalah kuantitas suatu barang ekonomi yang akan dibeli pada berbagai kemungkinan tingkat harga dalam periode tertentu di pasar.
2.Macam-Macam Permintaan
a.Dilihat dari daya beli konsumen, permintaan dikelompokkan sebagai berikut.
1)Permintaan efektif, merupakan permintaan konsumen terhadap suatu barang dan jasa yang disertai daya beli atau kemampuan membayar.
2)Permintaan potensial, merupakan permintaan konsumen terhadap suatu barang dan jasa yang tidak disertai dengan daya beli atau hanya mendasarkan pada kebutuhan saja.
b.Dilihat dari pendapatan riii atau nyata konsumen, permintaan dikelompokkan sebagai berikut.
1)Permintaan konsumen, yaitu permintaan yang dilakukan oleh seluruh anggota masyarakat terhadap barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan
2)Permintaan pengusaha, yaitu berawal dari pengusaha berusaha memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen.
3)Permintaan pemerintah, bertitiktolakdari pemerintah mengeluarkan belanja untuk kelancaran roda pemerintahan sehingga menimbulkan permintaan pemerintah terhadap barang-barang dan jasa.
4)Permintaan luar negeri, terbentuk dari permintaan yang datang dari konsumen, pengusaha, dan pemerintah negara lain sehingga mempengaruhi pula permintaan di dalam negeri.
c.Dilihat dari jumlah pemintanya, permintaan dikelompokkan sebagai berikut.
1)Permintaan perseorangan, merupakan permintaan dari seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidup, bersifat beda antara orang yang satu dengan yang lain, tergantung dari pendapatan dan pendidikan.
2)Permintaan pasar atau kolektif, merupakan permintaan yang dimiliki masyarakat sebagai keseiuruhan dalam waktu yang sama.

3.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
a. Harga Barang Itu Sendiri

b.Harga Barang Lain yang Berkaitan Erat dengan Barang Tersebut
c.Pendapatan Rumah Tangga dan Pendapatan Rata-Rata Masyarakat
d.Intensitas Kebutuhan
e.Selera Konsumen
f.Jumlah Penduduk
g.Perkiraan Mengenai Harga Masa Depan
4.Hukum Permintaan
Dalam hukum permintaan dikatakan bahwa "Semakin rendah harga suatu barang maka semakin banyak permintaan terhadap barang tersebut. Sebaliknya, semakin tinggi harga suatu barang maka makin sedikit permintaan terhadap barang tersebut". Ditinjau dari ilmu ekonomi, hukum tersebut cenderung tidak berlaku mutlak. Hukum permintaan dapat berlaku jika dalam keadaan ceteris paribus. Artinya, hukum permintaan dapat berlaku apabila faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan tidak mengalami perubahan.
5.Daftar Permintaan, Kurva Permintaan, dan Fungsi Permintaan
a.Daftar Permintaan
Daftar permintaan adalah suatu tabel yang memberi gambaran dalam angka-angka tentang hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta.
Contoh daftar permintaan:
Permintaan terhadap suatu barang pada berbagai tingkat harga.
Keadaan Harga (P)
RpBarang dan
Jasa (Q)
a 1.000 9.000
b 2.000 7.500
c 3.000 6.000
d 4.000 4.500
e 5.000 3.000
f 6.000 1.500

b.Kurva Permintaan

Penggambaran daftar permintaan


Kurva permintaan

c.Fungsi Permintaan
Fungsi permintaan merupakan hubungan antara variabel harga (sesuatu yang mempengaruhi perubahan harga) dengan variabel jumlah barang atau jasa (sesuatu yang mempengaruhi perubahan jumlah barang atau jasa yang diminta).
15
Secara matematis, fungsi permintaan tersebut dapat ditLilis dalam bentuk berikut.
Qd = -aP + b atau Pd = - Q +
Keterangan :
Qd = quality demand (permintaan)
a = gradien
b = konstanta
Pd = price of demand
Sedangkan untuk mencari fungsi permintaan dari titik A(Q1, P1) dan B(Q2, P2)
=
Contoh :
a. Pada harga Rp. 1.000,00/unit, jumlah permintaan 9.000 unit per hari
b. Pada harga Rp. 2.000,00/unit, jumlah permintaan 7.500 unit per hari
Tentukan fungsi permintaannya !
Penyelesaian :
Diketahui :
P1 = 1.000 Q1 = 9.000
P2 = 2.000 Q2 = 7.500
=
=
=
P – 1.000 =
P – 1.000 =
P =
Jadi, P =

6.Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan dan Pergeseran Kurva Permintaan
a.Gerakan Sepanjang Kurva Permintaan
Kenaikan harga akan menyebabkan penurunan jumlah yang diminta yang ditandai dengan bergeraknya titik korespondensi ke atas dan penurunan harga akan menyebabkan kenaikan jumlah yang diminta yang ditandai dengan bergeraknya titik korespondensi ke bawah.
Contoh:
Perhatikan kurva permintaan gula berikut ini!


b.Pergeseran Kurva Permintaan
Kurva permintaan akan bergeser sejajar ke kanan atau ke kiri jika terdapat perubahan permintaan yang diakibatkan oleh faktor bukan harga (harga barang lain, tingkat pendapatan, intensitas kebutuhan, selera konsumen, ekspektasi harga masa depan, dan jumlah penduduk). Sebagai contoh. kita akan menganalisis pergeseran kurva permintaan sebagai akibat dari perubahan pendapatan konsumen dan faktor lain dianggap tidak mengalami perubahan.
Contoh:
Perhatikan kurva pergeseran permintaan berikut ini!



7.Elastisitas Permintaan
Elastisitas permintaan merupakan ukuran sejauh mana kepekaan atau tanggapan terhadap jumlah barang yang diminta jika terjadi perubahan harga, baik harga barang tersebut maupun harga barang lain, dan perubahan pendapatan konsumen.
Secara sederhana, koefisien elastisitas permintaan (Ed) dapat dirumuskan sebagai berikut.
Koefisien elastisitas permintaan =
atau
Ed =
Keterangan:
Q = jumlah permintaan awal
P = harga awal
AQ = perubahan jumlah permintaan
AP = perubahan harga

Elastisitas permintaan dibedakan sebagai berikut.
a.Elastisitas Permintaan Harga (Ed)/Elastisitas Harga (Ep)
Elastisitas permintaan harga atau price elasticity merupakan persentase perubahan jumlah barang yang diminta yang disebabkan oleh perubahan harga barang tersebut sebanyak 1%.
Macam-Macam Elastisitas Permintaan Harga
1)Elastis(Ed>1)
Kurva berikut menggambarkan permintaan terhadap barang yang bersifat elastis. Artinya, setiap perubahan harga akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase yang relatif lebih besar. Kurva permintaannya cenderung mendatar.
Contoh :
Harga Permintaan Barang
P1 = Rp. 200,00 Q1 = 20 unit
P2 = Rp. Rp. 150,00 Q2 = 50 unit

Dari data tersebut, maka :
Ed =
17
=
=
= 6 (Ed > 1)


Kurva permintaan elastis (Ed > 1)

2) Inelastis (Ed < 1) Kurva di bawah ini menggambarkan permintaan barang yang bersifat inelastis (Ed<1). Artinya, setiap perubahan harga'akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase yang lebih kecil. Kurva permintaannya cenderung curam. Contoh: Harga Permintaan Barang P1 = Rp. 200,00 Q1 = 20 unit P2 = Rp. 90,00 Q2 = 30 unit Dari data tersebut, maka : Ed = = = = (Ed < 1) Kurva permintaan inelastis (Ed < 1) 3.Elastisitas Tunggal (Ed = 1) Kurva di bawah ini menggambarkan permintaan terhadap barang yang bersifat elastisitas tunggal (Ed= 1). Artinya, setiap perubahan barang yang diminta sama dengan perubahan harga. Kurva permintaan adalah cembung terhadap titik nol. Contoh: Harga Permintaan Barang P1 = Rp. 50,00 Q1 = 5 unit P2 = Rp. 30,00 Q2 = 7 unit 20 Dari data tersebut, maka : Ed = 18 = = = 1 (Ed = 1) Kurva permintaan elastisitas tunggal (Ed = 1) 4) Elastisitas Tak Terhingga (Ed = ~) Kurva di bawah ini menggambarkan keadaan yang ekstrem sehingga koefisien harga tidak terhingga (Ed = ~). Artinya, pada harga tertentu dimungkinkan perubahan jumlah barang yang diminta secara tidak terbatas. Contoh yang paling jelas adalah bahan bakar minyak (BBM). Contoh : Harga Permintaan BBM P1 = Rp. 3000,00 Q1 = 5 liter P2 = Rp. 3000,00 Q2 = 10 liter Dari data tersebut, maka : Ed = = = ~ (Ed = ~) Kurva permintaan elastisitas tak terhingga (Ed = ~) 5. Inelastis Sempurna (Ed = 0) Keadaan ekstrem bentuk lain adalah kurva permintaan inelastis sempurna (Ed = 0) seperti gambar di bawah ini. Ed = 0, artinya setiap terjadi perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah barang yang diminta. Contoh: Harga Permintaan Barang P1 = Rp. 1.000,00 Q1 = 5 buah P2 = Rp. 5.000,00 Q2 = 10 buah Dari data tersebut, maka : Ed = 19 = = = 0 (Ed = 0) Kurva permintaan inelastis sempurna (Ed = 0) b.Elastisitas Silang (Ec)/Elastisitas Permintaan Silang Elastisitas silang adalah persentase per¬ubahan jumlah yang diminta akan sesuatu barang yang diakibatkan oleh perubahan harga barang lain (yang memiliki hubungan) dengan 1 persen atau secara umum dapatdituliskan seperti di bawah ini. Ec = Elastisitas silang hanya berlaku pada barang, baik barang substitusi maupun komplementer. Contoh: apabila harga batako naik, permintaan batu bata merah naik. Hal ini karena harga batu bata merah relatif murah. Elastisitas silang untuk barang-barang substitusi semacam itu bersifat positif. c. Elastisitas Pendapatan (E )/Elastisitas Permintaan Pendapatan Elastisitas pendapatan adalah persentase perubahan permintaan akan suatu barang yang disebabkan oleh kenaikan pendapatan (income) riil konsumen dengan 1 persen atau secara umum dapat dituliskan seperti di samping. Ey = Barang-barang yang lebih sedikit jumlah permintaannya dengan meningkatnya pendapatan disebut barang inferior (Ey < 0), sedangkan barang-barang normal yang digolongkan ke dalam barang mewah mewah biasanya mempunyai Ey > 1. Hal ini dapat dilihat dalam gambar di bawah ini.





LEMBAR KOMPETENSI SISWA
Tagihan Tes Tertulis
Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat !
1.Jelaskan apa yang dimaksud dengan permintaan!
2.Sebutkan faktor yang mempengaruhi permintaan!
3.Sebut dan jelaskan macam-macam permintaan dilihat dari daya beli konsumen!
4.Diketahui pada saat harga suatu barang Rp. 20.000,00/unit, jumlah permintaannya
unit dan pada saat harga Rp. 30.000,00 jumlah permintaannya 3.750 unit. Dari
pernyataan tersebut, tentukan fungsi permintaannya!
5.Diketahui suatu fungsi permintaan suatu barang adalah Q = -2P + 10.000.
Hitunglah jumlah barang yang di. minta pada saat harga Rp. 500,00!
6.Pada saat harga Rp 1.000,00 jumlah permintaan 20 unit. Ketika harga menjadi
Rp.1.500,00 jumlah permintaannya turun menjadi 10 unit. Tentukan besarnya



koefisien elastisitas permintaannya!
7.Jika diketahui P + 3Q = 300 dan P + Q = 200, maka pada saat harga naik dari
Rp.100,00 menjadi Rp 200,00, hitunglah koefisien elastisitasnya!

B.Penawaran
1.Pengertian Penawaran
Pengertian penawaran ada dua macam, sebagai berikut.
a. Dalam pengertian khusus, adalah jumlah barang ekonomi yang ditawarkan pada harga dan waktu tertentu.
b. Dalam arti luas, adalah jumlah suatu barang ekonomi yang tersedia untuk dijual di pasar.
2.Hukum Penawaran
Hukum penawaran menyatakan semakin tinggi tingkat harga suatu barang, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan oleh pengusaha, dan semakin rendah harga suatu barang, semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Anggapan ini berlaku bila faktor-faktor lain yang ikut mempengaruhi penawaran dianggap konstan (ceteris paribus).
3.Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran
a.Biaya Produksi.
b.Teknologi
c.Keuntungan
d.Kebutuhan Uang
e.Harga Masa Depan
f.Tujuan Tertentu g. Pajak dan Subsidi
h.Jumlah Perusahaan dalam Industri
i.Perubahan Harga Barang Lain.
j.Perubahan Harga Itu Sendiri
k.Keadaan Cuaca atau Iklim
Daftar Penawaran, Kurva Penawaran, dan Fungsi Penawaran
a.Daftar Penawaran
Daftar penawaran adalah daftar yang menunjukkan jumlah penawaran pada berbagai tingkat harga.
Contoh :
Daftar Harga dan Penawaran Barang dan Jasa
Harga (P) Barang dan Jasa (Q) Titik Korespondensi
2 0 a
3 4 b
4 8 c
5 12 d
6 16 f
7 20 g
8 24 h
b.Kurva Penawaran
Kurva penawaran adalah suatu kurva yang menunjukkan hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang yang ditawarkan.
Dari tabel daftar penawaran tersebut dapat kita gambarkan dalam bentuk kurva penawaran sebagai berikut.

Kurva penawaran suatu barang atau jasa
pada fungsi penawaran Q = 4P – 8
21

Kurva penawaran

c.Fungsi Penawaran
Fungsi penawaran ini merupakan bentuk matematis untuk menyusun daftar penawaran pada berbagai kemungkinan tingkat harga. Bentuk umum fungsi penawaran adalah sebagai berikut.
Q = aP – b atau P = atau P =
Sedangkan untuk mencari fungsi penawaran dengan rumus:


Contoh:
Menggunakan daftar penawaran di depan :
P1 = 2 Q1 = 0
P2 = 3 Q2 = 4




4 (P – 2) = Q
4P – 8 = Q
Jadi fungsi penawarannya adalah Q = 4P – 8

4.Gerakan Sepanjang Kurva Penawaran dan Pergeseran Kurva Penawaran
a.Gerakan Sepanjang Kurva Penawaran
Perubahan harga menimbulkan gerakan sepanjang kurva penawaran. Perhatikan kurva penawaran berikut ini!


Keterangan:
Dimisalkan pada awalnya kurva penawaran adalah SS. Pada waktu harga P, maka jumlah barang yang ditawarkan adalah Q. Pada saat harga naik menjadi Pr jumlah barang yang ditawarkan juga bertambah menjadi Q, dan hubungan antara P1 dan Q1 ditunjukkan oleh titik K. Pada saat harga turun menjadi P2> jumlah barang yang

22
ditawarkan juga berkurang menjadi Q2, dan hubungan antara P2 dan Q2 ditunjukkan oleh titik M.
Jadi, jika harga naik kurva bergerak ke atas dan jika harga turun kurva bergerak ke bawah.
b.Pergeseran Kurva Penawaran
Perubahan faktor-faktor lain selain harga dapat menimbulkan pergeseran kurva penawaran. Perhatikan kurva penawaran berikut ini!


Keterangan:
Perubahan pada jumlah yang ditawarkan juga merupakan salah satu akibat dari pergeseran kurva penawaran. Kurva penawaran di samping menunjukkan pergeseran kurva penawaran dari SS ke S1S1 menyebabkan jumlah yang ditawarkan bertambah dari Q menjadi Q, walaupun harga tetap sebesar P. Perubahan Q ke Q2 menyebabkan pengurangan yang ditunjukkan oleh SS ke S2S2.

5.Pemuluran atau Elastisitas Penawaran
Elastisitas penawaran adalah perbandingan antara seberapa besar perubahan jumlah barang yang ditawarkan sebagai akibat dari perubahan harga.
Elastisitas penawaran berfungsi untuk mengukur derajat kepekaan atau tanggapan terhadap jumlah barang yang ditawarkan jika harganya berubah.
Es =  Es =
Macam-Macam Elastisitas Penawaran
a. Elastis(Es>1)
Kurva berikut menggambarkan penawaran barang yang mempunyai sifat elastis (Es > 1). Artinya, setiap perubahan harga akan menyebabkan jumlah barang yang ditambahkan dengan persentase yang relatif lebih besar.
Gambar kurva cenderung mendatar
Contoh :
Harga Penawaran barang
P1 = Rp. 200,00 Q1 = 10 buah
P2 = Rp. 150,00 Q2 = 3 buah
Dari data tersebut, maka :
Es =
=
=
=
= 2,80 (Es > 1)

23

Kurva penawaran elastis (Es > 1)
b. Inelastis (Es < 1) Kurva berikut menggambarkan keadaan penawaran yang bersifat inelastis (Es < 1). Artinya, setiap perubahan harga akan menyebabkan perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persentase yang lebih kecil. Contoh: Harga Penawaran barang P1 = Rp. 200,00 Q1 = 10 buah P2 = Rp. 90,00 Q2 = 8 buah Dari data tersebut, maka : Es = = = = = 0,36 (Es < 1) Kurva penawaran inelastis (Es < 1) c.Elastisitas Tunggal (Es = 1) Kurva berikut menggambarkan keadaan penawaran barang yang bersifat tunggal (Es = 1). Artinya, setiap perubahan harga akan diikuti dengan perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persentase yang sama. Bentuk kurva penawarannya membentuk sudtit 45° pada kedua sumbunya. Contoh: Harga Penawaran barang P1 = Rp. 200,00 Q1 = 20 buah P2 = Rp. 120,00 Q2 = 12 buah Dari data tersebut, maka : Es = = 24 = = 1 (Es = 1) Pada keadaan ini persentase perubahan jumlah penawaran barang sama dengan perubahan harga. Kurva penawaran elastisitas tunggal (Es = 1) d.Elastisitas Tak Terhingga (Es = ~) Kurva berikut menggambarkan keadaan penawaran barang yang bersifat elastisitas tak terhingga (Es = ~). Artinya, pada saat harga tertentu jumlah barang yang ditawarkan tidak terbatas. Bentuk kurva penawarannya bergaris lurus horizontal. Con toh: Harga Penawaran barang P1 = Rp. 50,00 Q1 = 10 buah P2 = Rp. 50,00 Q2 = 50 buah Dari data tersebut, maka : Es = = = = ~ (Es = ~) Kasus ini ekstrem dan tidak terdapat dalam kenyataan Kurva penawaran elastisitas tak terhingga (Es = ~) e.Inelastis Sempurna (Es = 0) Kurva berikut menggambarkan penawaran dalam keadaan ekstrem Iainnya yang bersifat inelastis sempurna (Es = 0). Artinya, setiap terjadi perubahan harga tidak berpengaruh terhadap jumlah barang yang ditawarkan. Bentuk kurva penawarannya bergaris lurus vertikal. Contoh: Harga Penawaran barang P1 = Rp. 100,00 Q1 = 10 buah P2 = Rp. 50,00 Q2 = 10 buah Dari data tersebut, maka : Es = 25 = = 0 (Es = 0) Keadaan ini dapat terjadi pada jangka waktu yang pendek. Kurva penawaran elastisitas tak terhingga (Es = 0) Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat! 1.Jelaskan pengertian penawaran dalam ekonomi! 2.Sebutkan faktor yang mempengaruhi penawaran! 3.Mengapa perubahan harga barang lain mempengaruhi penawaran? 4.Bagaimana bentuk umum fungsi penawaran? 5.Diketahui suatu barang dijual dengan harga Rp. 120.000,00 dan jumlah yang ditawarkan adalah 30 unit, ketika harga jual turun menjadi Rp. 80.000,00, maka barang yang ditawarkan adalah 10 unit. Tentukan fungsi penawarannya!Diketahui fungsi penawaran suatu barang Q = P – 3. Gambarkan kurvanya! 6.Diketahui fungsi penawaran 6Q = 12P - 3.000. Jika harga ditetapkan Rp. 2.000,00, maka berapakah jumlah barang yang ditawarkan? 7.Jelaskan apa yang dimaksud dengan elastisitas penawaran! 8.Bagaimana elastisitas penawaran dikatakan inelastis? 9.Jika diketahui pada saat harga suatu barang Rp100.000,00, jumlah yang ditawarkan 10 buah dan pada saat harga Rp75.000,00, jumlah yang ditawarkan 5 buah. Dari pernyataan tersebut, hitunglah elastisitasnya dan gambarkan kurvanya! C.Harga Keseimbangan 1.Pengertian Harga Keseimbangan Harga adalah nilai yang dinyatakan dalam bentuk uang atau jumlah uang yang ditukarkan dengan suatu barang atau jasa. Harga keseimbangan merupakan harga yang terjadi sebagai akibat interaksi antara permintaan dan penawaran. Interaksi permintaan dan penawaran terjadi di pasar, maka harga keseimbangan disebut juga harga pasar. 2.Golongan Penjual dan Pembeli Di lain pihak ada penjual yang tidak dapat menjual barangnya, karena jika mengikuti harga pasar akan rugi. Oleh sebab itu, pembeli dan penjual digolongkan masing-masing menjadi tiga macam. a.Golongan Pembeli 1)Pembeli marjinal, yaitu pembeli yang mempunyai tenaga beli sama dengan harga pasar. 2)Pembeli supermarjinal, yaitu pembeli yang mempunyai tenaga beli di atas harga pasar. Pembeli ini memiliki kelebihan kesediaan untuk membayar harga barang yang ada di pasar atau mereka yang menerima premi konsumen (Consumer's Rent). . 3)Pembeli submarjinal, yaitu pembeli yang mempunyai tenaga beli di bawah harga pasar. Pembeli ini tidak dapat ikut serta membeli barang. b.Golongan Penjual 1)Penjual marjinal, yaitu penjual yang mempunyai harga pokok sama dengan harga pasar. 26 2)Penjual supermarjinal, yaitu penjual yang mempunyai harga pokok di bawah harga pasar. 3)Penjual submarjinal, yaitu penjual yang mempunyai harga pokok di atas harga pasar. Kurva golongan pembeli dan penjual Kurva permintaan dan penawaran yang membentuk keseimbangan pasar Keterangan : P0 = keseimbangan harga Q0 = jumlah barang 3.Proses Terbentuknya Keseimbangan Harga Proses terbentuknya keseimbangan harga atau harga pasar merupakan proses tarik-menarik antara kekuatan permintaan dan kekuatan penawaran atas barang tertentu. Contoh: Dalam suatu pasar diketahui fungsi permintaan suatu barang adalah Qd = - 4P + 1.100 dan penawarannya adalah Qs = 6P – 150. Berapa harga keseimbangan dari fungsi-fungsi tersebut? Penyelesaian: a. Mencari harga keseimbangan dalam pasar Harga keseimbangan terjadi jika penawaran = permintaan. - 4P + 1.100 = 6P- 150 -10P = -1.250 P = 125 b. Mencari kuantitaspadafungsi permintaan: Qd = P+1.100 Pada tingkat harga 125 maka kuantitasnya adalah: Qd = -4P + 1.100 = -4(125) + 1.100 = -500 + 1.100 = 600 c. Mencari kuantitas pada fungsi penawaran: Qs = 6P -150 Padatingkat harga 125 maka kuantitasnya adalah: QS = 6P-150 = 6(125)-150 = 750-150 = 600 27 d. Kurva keseimbangan: 4. Pengaruh Perubahan Permintaan dan Penawaran terhadap Harga Keseimbangan Perubahan jumlah barang yang diminta merupakan perubahan jumlah barang yang akan dibeli atau diminta akibat dari perubahan harga. Perubahan permintaan barang adalah bergeser atau berpindahnya kurva permintaan akibat perubahan pendapatan dan berubahnya selera konsumen. Jika kurva penawaran bergeser ke kiri, harga keseimbangan akan meningkat yang dapat dilihat pada gambar kurva di bawah ini. Kurva penawaran bertambah Kurva penawaran berkurang Dari kedua gambar di atas dapat dijelaskan sebagai berikut. a.Pada gambar kurva penawaran bertambah 1)Dalam gambar tersebut diumpamakan pasar mempunyai kurva permintaan DD dan penawaran SS. Harga keseimbangan yang dicapai pada titik P dengan jumlah barang sebanyak OQ. 2)Dengan penawaran bertambah, mengakibatkan kurva penawaran bergeser ke kanan, yaitu dari SS ke S'S' dan kurva permintaan tetap. 3)Harga keseimbangan berubah, yaitu turun dari titik P menjadi titik P' dan jumlah barang naik dari OQ menjadi OQ’. b.Pada gambar kurva penawaran berkurang 1) Dalam gambar tersebut terjadi penurunan kurva penawaran yang ditandai dengan bergesernya ku rva penawaran ke ki ri. 2)Berkurangnya penawaran mengakibatkan harga keseimbangan berubah dari E menjadi E'. Hal ini disebabkan oleh perubahan harga, yaitu dari titik P menjadi titik P'. 3)Harga keseimbangan pada titik P' lebih tinggi daripada titik P, sedangkan jumlah barang menurun yaitu dari OQ menjadi OQ'. LEMBAR KOMPEENSI SISWA Tagihan Tes Tertulis Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan tepat! 1.Mengapa harga keseimbangan disebut juga harga pasar? 2.Jelaskan apa yang dimaksud dengan pembeli submarjinal! 3.Apa yang dimaksud dengan penjual supermarjinal? 4.Jelaskan apa yang dimaksud dengan Consumer's Rent! 5.Apa yang dimaksud dengan harga? 6.Bagaimana harga keseimbangan terbentuk? 7.Tunjukkan letak pembeli supermarjinal pada kurva golongan pembeli dan penjual dalam kondisi harga keseimbangan! 8.Kondisi apa yang akan terjadi pada harga keseimbangan jika penawaran tetap dan permintaan turun? 9.Gambarkan kurva perubahan harga keseimbangan sebagai akibat dari penawaran berkurang sedangkan permintaan tetap! 10. Diketahui fungsi permintaan Qd = -2P + 250 dan fungsi penawaran Qs = 3P + 50. Dari data tersebut hitunglah harga dan kuantitas keseimbangan, serta gambarkan kurvanya! BAB V PASAR Standar Kompetensi: 1.Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar. Kompetensi Dasar: 1.Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar barang. 2.Mendeskripsikan pasar input. Indikator: 1.Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar output (pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna) 2.Mendeskripsikan berbagai bentuk pasar input A.Pengertian Pasar Pasar adalah tempat bertemunya penawaran dan permintaan. Sementara menurut konsumen, pasar adalah tempat diperoleh berbagai barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pasar adalah suatu mekanisme yang. dipertemukan pembeli (konsumen) dengan penjual (produsen) sehingga bisa berinteraksi untdR membentuk suatu kesepakatan harga jual. Pada pertemuan ini akan dibahas bentuk pasar menurut struktur pasar, dimana struktur pasar dapat menggambarkan tingkat persaingan suatu pasar barang atau jasa. B. Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition Market) Pasar persaingan sempuma adalah suatu bentuk struktur pasar yang bercirikan banyak pembeli, produk-produk yang homogen, pasar bebas untuk dimasuki atau ditinggalkan, dan pengetahuan pembeli dan penjual tentang pasar sempurna. 1. Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna a. Penjual bebas keluar masuk pasar b. Jumlah penjual dan pembeli banyak c. Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen d. Penjual dan pembeli mengetahui keadaan pasar e. Alat produksi dan faktor produksi bebas bergerak f. Tidak ada campur tangan pemerintah 2. Hal-hal yang Terjadi pada Pasar Persaingan Sempurna Berdasarkan ciri-ciri dan persyaratan pada pembentukan pasar persaingan sempuma berakibat sebagai berikut: a. Seorang produsen tidak bisa mempengaruhi harga pasar yang berlaku. b. Persaingan yang terjadi adalah bebas, tidak ada saiing menekan antara sesama penjual, sesama pembeli, ataupun antara penjual dan pembeli. c. Kurva permintaan yang dihadapi oleh seorang produsen merupakan garis lurus horizontal, artinya ia dapat menjual barang berapa pun jumlahnya tanpa mengakibatkan penurunan harga. d. Keputusan yang dapat diambil oleh seorang produsen untuk memperoleh keuntungan maksimum adalah meningkatkan jumlah barang yang harus diproduksi/dijual. 3.Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Sempuma a.Kebaikan Pasar Persaingan Sempuma 1)Kepuasan konsumen maksimum karena bebas dalam menentukan pilihannya 2)Keuntungan produsen juga maksimum karena ia bisa menjual barang sebanyak-banyaknya 3)Produksi barang-barang yang diperlukan konsumen ongkosnya minimum 4)Masyarakat merasa nyaman dalam membeli barang karena tidak ada kekhawatiran akan dibohongi dalam hal kualitas dan harga. b.Keburukan Pasar Persaingan Sempuma 1)Perusahaan tidak mempunyai anggaran untuk mengadakan penelitian karena dalam jangka panjang hanya memperoleh keuntungan normal. 2)Tidak ada pilihan bagi konsumen untuk memilih barang karena semua 3)barang sama dan sejenis (homogen). 4)Hanya ada dalam kondisi perekonomian ideal. 5)Pasar tradisional yang menjual berbagai bahan pokok. 4.Contoh bentuk pasar persaingan sempuma 1)Pasar berbagai sayurmayur seperti wortel, buncis, cabai. 2)Pasar buah seperti pisang, mangga, jambu, pepaya. 3)Pasar tradisional yang menjual berbagai bahan pokok. LEMBAR KOMPETENSI SISWA Tagihan Kelompok Diskusikan permasalahan yang berkaitan dengan pasar persaingan sempuma berikut dengan teman belajarmu! 1.Sebab yang menimbulkan tidak periunya perusahaan saling bersaing, baik melalui ikian maupun penurunan harga. 2.Pengaruh masuk atau keluarnya suatu perusahaan tertentu dari pasar 3.Pengetahuan konsumen terhadap kondisi pasar persaingan sempuma. 4.Mengapa pada praktiknya bentuk pasar persaingan sempuma itu sulit dijumpai? Tagihan Tes Tetulis A.Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat! 1.Keadaan pasar dimana para pembeli dan penjual mengetahui keadaan pasar dengan sempurna sering disebut dengan istilah ….. a.perfect competition d. price leader b.imperfect competition e. price taker c.product differentiation 2.Terdapat banyak penjual tetapi tidak satu pun di antara mereka yang berkemauan mempengaruhi harga pasar yang berlaku, baik dengan mengubah jumlah penawaran maupun harga produksi. Pernyataan seperti ini cocok untuk menjelaskan pengertian pasar …. a.abstrak c. monopsoni d.monopoli b.oligopoli e. persaingan sempuma 3.Ciri-ciri suatu pasar 1)Adanya campur tangan pemerintah 2)Pembeli dapat mempengaruhi harga pasar 3)Banyak pembeli dan penjual 4)Barang yang diperjualbelikan homogen 5)Mobilitas sumber produksi lancar Ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah a.1,2, dan 3 d. 2,4, dan 5 b.1,3, dan 5 e. 3, 4, dan 5 c.2, 3, dan 4 4.Struktur pasar dapat dibagi menjadi …. a.persaingan sempurna dan persaingan tidak sempurna b.keluar dan masuknya pembeli c.homogen dan heterogen d.mekanisme permintaan dan penawaran e.pasar yang bebas dimasuki dan ditinggalkan 5.Pada pasar persaingan sempurna terjadi price taker, artinya …. a.pengetahuan sama yang dimiliki pelaku pasar b.barang yang berada di pasar tidak berasal dari satu produsen c.perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar d.produsen dengan mudah masuk atau keluar dari pasar e.perilaku perusahaan secara ideal B.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar! 1.Siapa yang menentukan harga dalam pasar persaingan sempurna? Jelaskan! 2.Bagaimana sifat persaingan yang terjadi pada pasar persaingan sempurna? 3.Jelaskan proses pembentukan harga pada pasar persaingan sempurna! C.Pasar Persaingan Tidak Sempurna (Imperfect Competition Market) 1.Pengertian Pasar Persaingan Tidak Sempurna Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak sebanding atau tidak seimbang. Kemungkinan yang terjadi adalah pasar dikuasai oleh satu penjual atau beberapa penjual, sedangkan pembelinya juga satu atau beberapa pembeli yang menguasai pasar. 2.Bentuk-bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna a.Pasar Monopoli 1)Pengertian Monopoli adalah suatu kondisi pasar dengan jumlah penjual hanya satu orang. Seluruh penawaran yang ada dikuasai oleh satu penjual/produsen, sehingga perusahaan tersejaut sekaligus merupakan pasar (industri). Produsen dalam pasar monopoli tidak mempunyai saingan. Sebab-sebab timbulnya monopoli: a)Menguasai bahan mentah yang cukup strategis, Contoh: anggota OPEC bisa memonopoli minyak. b)Pemberian hak monopoli oleh pemerintah, Contoh : hak yang diberikan kepada PLN menjadi monopoli. c)Memiliki hak paten, Contoh: Microsoft Comp menguasai hak paten sehingga bisa memonopoli pasar PC komputer. d)Pasar yang terbatas, Contoh: konsumen yang sedikit cukup diperlukan satu perusahaan. Satu perusahaan itu bisa memonopoli pasar. Yang dapat menentukan harga pasar dalam pasar monopoli adalah perusahaan yang bertindak selaku pemasok tunggal (monopoli). 2)Ciri utama pasar monopoli: 1)Hanya ada satu penjual yang berada di pasar 2)Perusahaan tersebut mempunyaj.kekuatan mengatur harga sesuai keinginannya 3)Ada hambatan (barrier to entries) yang tinggi bagi penjual lain untuk ikut memastiki pasar 4)Hanya ada satu produk di pasar (non-substitusi) 3)Kebaikan dan Keburukan Pasar Monopoli a)Kebaikan Pasar Monopoli Karena menerima keuntungan di atas normal, monopolis dapat melakukan penelitian dan pengembangan produknya. Monopolis biasanya bekerja pada skala produksi besar, sehingga walaupun tidak berada pada biaya rata-rata minimum tetapi menjadi lebih efisien, karena unit yang diproduksi besar. b)Keburukan Pasar Monopoli Pasar monopoli menciptakan ketidakadilan dalam distribusi pendapatan masyarakat. Sebab, dalam jangka panjang, monopolis akan menerima keuntungan di atas keuntungan normal, sedangkan perusahaan di pasar lain hanya akan menerima keuntungan normal. Terdapat unsur eksploitasi, baik terhadap konsumen maupun pemilik faktor produksi. Konsumen membayar lebih tinggi di atas biaya produksi dari unit terakhir barangnya, sedangkan pemilik faktor produksi dibayar dengan harga lebih rendah dari harga barang. Dalam pasar monopoli, jumlah barang yang ada seringkali diatur produsen. Pasar monopoli menciptakan kesenjangan antara produsen dan konsumen dalam bentuk penguasaan pasar dan penentuan harga jual produk. 4)Contoh pasar monopoli, yaitu air, listrik, jasa kereta api. b.Pasar Oligopoli 1)Pengertian Oligopoli adalah keadaan dimana hanya ada beberapa (misalnya antara 2-10) perusahaan/produsen yang menguasai pasar, baik secara independen (sendiri-sendiri) maupun secara diam-diam bekerja sama. Ada dua macam oligopoli yaitu: a)Oligopoli barang terdiferensiasi Oligopolis menjual barang sejenis, tetapi terdapat perbedaan-perbedaan pada mutu, merek, model dan Iain-Iain. Misalnya oligopolis barang-barang elektronik, mobil, motor dan Iain-Iain. b)Oligopoli barang homogen Oligopolis menjual barang sejenis yang hampir sama atau perbedaannya rendah. Misalnya oligopoli produk seng dan pipa. 2)Ciri-ciri pasar oligopoli: a)Sedikit perusahaan dan banyak pembeli b)Produk homogen (serba sama) atau dibedakan c)Pasar yang sulit untuk dimasuki 3)Kebaikan dan Keburukan Pasar Oligopoli a)Kebaikan Pasar Oligopoli •Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan investasi besar untuk masuk pasar. •Jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu. •Bila terjadi perarig harga, konsumen akan diuntungkan. b)Keburukan Pasar Oligopoli •Oligopolis sangat mungkin memperoleh keuntungan berlebihan. Hal ini dapat menimbulkan kesenjangan sosial. •Kemungkinan terjadinya ketidakefisienan produksi (pemborosan), karena oligopolis tidak beroperasi pada biaya rata-rata yang minintum. •Kemungkinan juga terjadinya eksploitasi terhadap konsumen dan buruh. •Harga tinggi yang relatif stabil (sulit turun) menunjang munculnya inflasi yang kronis. •Produsen bisa melakukan kerja sama (kartel) yang pada akhirnya akan merugikan konsumen. 4)Kebijakan dalam mengatasi oligopoli a)Pemerintah mempermudah masuknya perusahaan baru dalam pasar untuk menciptakan persaingan. b)Diberlakukannya UU anti kerja sama antarprodusen. 5)Contoh pasar oligopoli, yaitu pasar mobil, sepeda motor, semen, baja, aluminium, pembuatan pesawat terbang. c.Pasar Duopoli Duopoli merupakan bentuk khusus dari pasar oligopoli yang di dalam pasar hanya ada dua perusahaan (penjual). Perusahaan yang beroperasi di pasar disebut duopolies. d.Pasar Persaingan Monopolistik 1)Pengertian Pasar Persaingan Monopolistik Pasar persaingan monopolistik merupakan pertengahan dari pasar persaingan sempuma dan monopoli. Pasar persaingan monopolistik adalah bentuk pasar yang di dalamnya terdapat banyak penjual yang menjual produk sejenis tetapi sangat bisa dibedakan (terdiferensiasi) barang penjual yang satu dengan yang lain. 2)Ciri-ciri Pasar Persaingan Monopolistik a)Persaingan mempromosikan penjualan sangat aktif b)Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga c)Terdapat banyak penjual d)Untuk masuk ke dalam industri relatif mudah e)Barangnya bersifat berbeda corak 3)Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Monopolistik a)Kebaikan Persaingan Monopolistik Penjual tidak sebanyak pasar persaingan sempuma. Memacu kreativitas produsen, karena harga sangat dipengaruhi diferensiasi produk. Pembeli tidak mudah berpindah dari produk yang dipakai selama ini. b)Keburukan-Persaingan Monopolistik Biaya mahal untuk ke pasar monopolistik karena untuk masuk pangsa pasar tertentu dibutuhkan riset dan pengembangan produk 33 Persaingan sangat berat karena pasar biasanya didominasi produk-produk yang telah ternama. 4)Contoh pasar monopolistik, yaitu pasar novel, film, kaset, CD, sabun, sampo, rokok. LEMBAR KOMPETENSI SISWA Tagihan tetulis A.Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepati 1.Berikut ini adalah pasar persaingan tidak sempuma, kecuali …. a.monopoli d. oligopoli b.duopoli e. monopsoni c monopolistik 2.Pasar dimana terdapat satu atau beberapa penjual menguasai pasar atau harga dan satu atau beberapa pembeli menguasai pasar atau harga merupakan pasar …. a.persaingan sempurna b.persaingan tidak sempuma c.monopolistik d.oligopoli e.monopoli 3.monopoli dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut, kecuali …. a.pemberian hak paten pada setiap produk b.hak ekskiusif c.adanya kesamaan produksi d.produsen menguasai bahan baku strategis e.adanya persaingan pasar 4.Perusahaan jumiah permintaan dipengaruhi oleh perubahan harga yang ditentukan oleh penjual secara bersama-sama, merupakan ciri dari pasar …. a.persaingan sempuma b.persaingan tidak sempurna c.monopoli masyarakat d.monopoli undang-undang e.monopolistik 5.Dalam pasar persaingan sempuma harga lebih ditentukan oleh …. a.pemerintah b.penjual c.pembeli d.produsen e.permintaan dan penawaran 6.Bentuk pasar yang mendekati persaingan sempurna di Indonesia adalah pasar/ industri …. a.pos dan telekomunikasi b.produk-produk sektor pertanian c.barang-barang elektronik d.sepeda motor dan mobil e.buku peiajaran 7.Bila di dalam pasar hanya terdapat satu jenis barang saja tetapi mereknya bermacam-macam, pasar semacam ini dinamakan …. a.persaingan sempuma b.monopoli c.monopolistik d.persaingan tidak sempuma e.oligopoli B.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar! 1.Jelaskan kebaikan dan keburukan pasar monopoli! 2.Jelaskan pengertian pasar persaingan tidak sempurna! 3.Sebutkan ciri-ciri pasar monopolistik! !